Judul

Short Description

Sabtu, 7 Februari 2026, Rumah Koperasi LKMS KASUWARI kembali menyaksikan geliat kebersamaan dan semangat kepengurusan baru. Bertepatan dengan pelaksanaan Giat KASUWARI, sejumlah pengurus dan tokoh koperasi berkumpul untuk membicarakan tindak lanjut RAT ke‑6 LKMS KASUWARI. Hadir dalam forum ini Ketua, Achyar Budi Pranoto, S.Mn., M.M; Sekretaris, Mirwan Aziz Romadhon, S.M; Bendahara Umum, Khoirurrusman Setiawan, S.E.Akt; Tri Agus Setiawan, M.Kom; serta Ahmad Subagyo yang selama ini dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pengembangan ekonomi koperasi dan UMKM di Pekalongan.

Rapat koordinasi ini berlangsung akrab, namun penuh keseriusan, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Di tengah suasana khas Rumah Koperasi yang hangat, para pengurus menyepakati sejumlah langkah penting untuk memperkuat Koperasi LKMS KASUWARI di masa depan.

Yang menjadi poin pertama adalah lengkapnya dokumen serah terima kepengurusan. Pengurus sepakat untuk mengumpulkan, merapikan, dan menata ulang semua berkas—baik cetak maupun digital—yang terkait dengan transisi dari pengurus lama kepada pengurus baru. Dokumen yang dimaksud mencakup berita acara RAT, laporan keuangan, catatan perolehan hasil usaha, daftar aset dan kewajiban, hingga nota‑nota kerja sama dan data pembiayaan anggota. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa alih kelola berjalan tertib, transparan, dan berbasis data yang valid.

Tidak hanya berhenti di administrasi, rapat juga menetapkan jadwal rapat kerja pengurus. Di papan rencana pun sudah tercatat: Rapat Kerja Pengurus LKMS KASUWARI akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Rapat kerja ini akan menjadi ajang penyusunan program kerja tahunan, penajaman strategi pembiayaan, dan penajaman komitmen terhadap program pemberdayaan UMKM di Pekalongan melalui koperasi.

Salah satu keputusan penting lainnya adalah pembentukan tim kecil yang akan bertugas membawa hasil RAT ke‑6 KASUWARI ke Jakarta, sekaligus menyusun dan mengajukan proposal program pengembangan UMKM di Pekalongan. Tim ini dipimpin oleh Ketua KASUWARI, Achyar Budi Pranoto, didampingi Sekretaris, Mirwan Aziz Romadhon. Rencananya, program ini akan menekankan penguatan UMKM melalui pendekatan syariah dan digitalisasi usaha, sekaligus menjadikan LKMS KASUWARI sebagai mitra strategis dalam ekosistem ekonomi kerakyatan di Pekalongan.

Tidak ketinggalan, rapat juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar (AD) Koperasi. AD akan diserahkan ke notaris untuk disesuaikan dengan kepengurusan baru dan ditambahkan beberapa pasal terkait permodalan, khususnya mengenai simpanan pokok (simpok) dan simpanan wajib (simwa). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat dasar hukum dan tata kelola pengelolaan modal koperasi, sehingga lebih mudah dalam menarik, mengelola, dan mempertahankan kepercayaan anggota.

Di sisi strategi usaha, peserta rapat memberikan pandangan tajam mengenai kondisi ekonomi terpimpin yang sedang berjalan. KASUWARI menyadari bahwa masa depan koperasi tidak hanya ditentukan oleh kehati‑hatian pengelolaan keuangan, tetapi juga oleh kemampuan menjadi aktor kunci dalam pemberdayaan ekonomi rakyat. Dalam konteks ini, pengurus menekankan pentingnya:

•              memperkuat tata kelola dan manajemen keuangan,

•              memperluas sumber pembiayaan,

•              memanfaatkan teknologi digital, dan

•              menjalin kerja sama dengan lembaga eksternal untuk program‑program pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.

Dengan demikian, Giat KASUWARI pada hari Sabtu, 7 Februari 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi teknis, tetapi juga menjadi titik kulminasi semangat kebersamaan pengurus baru dalam menata visi kepengurusan yang lebih modern, inklusif, dan berbasis keadilan ekonomi.

Leave a Comment