Mirwan Aziz Romadhon, – Kasuwari

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, program tabungan hari raya menjadi salah satu produk keuangan yang banyak diminati masyarakat. Melalui skema menabung secara rutin sepanjang tahun, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan hari raya dengan lebih terencana. Namun dalam beberapa waktu terakhir, terdapat sejumlah koperasi yang mengalami gagal bayar terhadap tabungan hari raya milik nasabah, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Di tengah situasi tersebut, LKMS KASUWARI menunjukkan bahwa pengelolaan tabungan masyarakat dapat dilakukan secara amanah, profesional, dan bertanggung jawab. Melalui program Tabungan Hari Raya Idul Fitri “Si Joko Bodho”, lembaga ini berhasil menyalurkan dana tabungan kepada seluruh nasabah tepat waktu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan pembagian tabungan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 23 Februari hingga 4 Maret 2026. Sekitar 300 nasabah yang telah mengikuti program tabungan tersebut menerima pencairan tabungan sesuai dengan saldo masing-masing. Tidak hanya itu, LKMS KASUWARI juga memberikan bingkisan paket sembako kepada para nasabah sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan kepada lembaga.

Proses pembagian tabungan berlangsung dengan tertib dan lancar. Para nasabah hadir secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi nasabah dalam mengikuti program tabungan yang telah berjalan selama ini.

Pimpinan LKMS KASUWARI menyampaikan bahwa keberhasilan program Tabungan Hari Raya “Si Joko Bodho” tidak terlepas dari komitmen lembaga dalam menjaga tata kelola keuangan yang sehat serta pengawasan internal yang kuat.

“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga. Oleh karena itu, pengelolaan dana tabungan nasabah dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian lembaga keuangan,” ujar pimpinan LKMS KASUWARI.

Menurutnya, program tabungan hari raya bukan hanya sekadar produk simpanan, tetapi juga merupakan sarana edukasi keuangan bagi masyarakat agar terbiasa merencanakan kebutuhan secara lebih baik. Dengan menabung secara rutin, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan hari raya tanpa harus menghadapi tekanan finansial di waktu yang bersamaan.

Keberhasilan program ini juga menjadi pengingat bahwa pengelolaan lembaga keuangan mikro membutuhkan integritas, disiplin manajemen, serta pengawasan yang berkelanjutan. Ketika prinsip-prinsip tersebut dijalankan dengan baik, maka dana masyarakat dapat dikelola secara aman dan dapat dikembalikan tepat waktu sesuai dengan komitmen lembaga.

Melalui program Tabungan Hari Raya “Si Joko Bodho”, LKMS KASUWARI berharap dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat serta mendorong tumbuhnya budaya menabung yang sehat. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor koperasi dan lembaga keuangan mikro, komitmen terhadap amanah nasabah tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Leave a Comment